Perlu Rp 10 M, Berharap di APBD Perubahan
PROKAL.CO, TANA PASER - Ketua KONI Paser Toto Sumardiono menyebut, hingga kini belum ada kejelasan apakah atlet-atlet Bumi Daya Taka akan ambil bagian pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim yang digelar pada 2018 di Kutim. Sebab, hingga kini anggaran yang diusulkan ke Pemkab Paser juga belum jelas.
Dia menyebut, pemkab mengupayakan anggaran dapat terakomodasi pada APBD Perubahan 2017. Dia mengaku, telah mengajukan anggaran Rp 10 miliar. Dana itu dibagi dua peruntukan. Yakni Rp 5 miliar untuk Pra-Porprov dan Rp 5 miliar untuk mengikuti porprov.
“Koordinasi telah dilakukan dengan instansi terkait. KONI Paser telah melakukan presentasi di hadapan bupati. Sekarang kami hanya tinggal menunggu hasil, apakah usulan tersebut dapat terakomodasi pada APBD perubahan atau tidak,” ucapnya kemarin (5/7).
Dia mengatakan, untuk bisa ambil bagian di porprov, setiap atlet terlebih dahulu harus mengikuti Pra-Porprov. Jika Pra-Porprov tidak diikuti, dapat dipastikan Paser tak bisa mengirimkan atlet ke porprov.
Dia menyebut, KONI tidak tinggal diam dengan hanya menunggu anggaran dari APBD. Dia juga telah mengupayakan memperoleh dana dari luar, seperti membuat rekening donasi peduli olahraga hingga mengajukan proposal kepada sejumlah perusahaan. Namun, hingga kini hasilnya belum bisa maksimal.
“Atensi perusahaan masih kurang. Padahal, gubernur pernah secara tegas mengatakan, perusahaan yang tidak peduli dengan dunia olahraga, lebih baik tidak usah berada di Kaltim,” bebernya. (*/ns/ica/k16)

No comments:
Post a Comment