Tana Paser- Bupati Paser Yusriansyah Syarkawi,
tegaskan kepada pelaku usaha di daerah, agar mengikuti pelestarian lingkungan
hidup sebagai pemeliharaan pelestarian alam. Hal ini disampaikan Bupati Paser
saat membuka Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (Proper) Kaltim
2017 yang berlangsung di Pendopo, Rabu (26/7).
Menurut Bupati, perusahaan yang memiliki izin
usaha dikumpulkan untuk menyusun strategi pemeliharaan kawasan industri di daerah,
yang tentunya aman bagi lingkungan. “Permasalahan lingkungan hidup saat ini
sudah sangat kompleks dan menuntut upaya bersama di dalam menjaga kelangsungan
hidup dan fungsi kelestarian lingkungan hidup,” kata Bupati.
Kabupaten Paser lanjutnya,
merupakan daerah yang masih mengandalkan sumber daya alam dan sumber daya lahan
untuk menopang pembangunan daerah.
Disebutkan, program pelestarian yang diterapkan
pemerintah melalui Dinas Lingkungan Hidup, berupaya menegaskan arahan
pemeliharaan alam sekitar dengan yang tepat.
Sementara itu Kepala Dinas Lingkungan Hidup Abdul Basid,
melalui Sekretaris Romif Erwinadhi mengatakan bahwa pihaknya akan memberikan
teguran kepada perusahaan yang tidak mengindahkan undangan Bupati. “Beberapa
perusahaan hidup di Paser tapi ketika diundang oleh Bupati mereka tidak datang,
keberadaan mereka di Paser akan dievaluasi,” tegasnya.
Kegiatan Proper ini menghadirkan narasumber dari
Badan Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Timur, Wiwit Mei Guritno, yang
merupakan alumni Melbourne University. (AB07/AKS)
No comments:
Post a Comment