Friday, January 5, 2018

Antisipasi Banjir, Bangun Tanggul 4 Km


PROKAL.COTANA PASER  -  Pasca banjir besar yang melanda Kecamatan Long Kali dan sekitarnya akhir tahun 2017, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Paser mengusulkan bantuan dalam rangka penanganan transisi darurat ke pemulihan bencana banjir, dengan membangun tanggul penahan air melalui bantuan BNPB. Hal tersebut diungkapkan Kepala Pelaksana BPBD Paser, Edward Effendy.
Bantuan berupa dana siap pakai sebesar Rp 3,3 miliar tersebut, rencananya akan dibangunkan tanggul sepanjang 4 kilometer dengan tinggi 3 meter. “Dana sudah masuk ke rekening kami, hanya tinggal menunggu SK dari pusat saja,” ujar Edward Effendy, kemarin (4/1).
Edward menuturkan, setelah SK pusat diterima, proses pengerjaan akan dilakukan dengan penunjukan langsung. Tanggul penahan air itu nantinya akan masuk ke wilayah Kelurahan Long Kali, Desa Rantau Belimbing, dan Desa Sebakung Taka Kecamatan Long Kali.  
Menurutnya, Kecamatan Long Kali memang menjadi daerah langganan banjir, bahkan dalam setahun terakhir bisa dua kali terjadi. Dengan membuat tanggul penahan air, maka dipastikan air Sungai Telake yang meluap tidak lagi masuk ke desa-desa. Lahan pertanian di wilayah tersebut tak akan lagi tergenang.
“Jadi untuk bisa mengatasi persoalan banjir agar aman, dibutuhkan pembangunan tanggul sepanjang 15,5 kilometer. Namun akan kita kerjakan bertahap. Karena ini dana siap pakai, bisa saja diberikan bantuan lagi setelah pengerjaan tahap awal rampung dikerjakan. Kalau bisa terwujud 15,5 kilometer itu, pasti aman,” ungapnya.
Di samping upaya penanggulangan dengan membuat tanggul air, upaya lainnya adalah kerja sama warga sekitar untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan. Yakni, membersihkan saluran air di sekitar rumah serta tidak membuang sampah di sungai.
Untuk diketahui, berdasarkan hasil survei BPBD di lapangan, perbaikan darurat tanggul penahan banjir di Kelurahan Long Kali membutuhkan biaya sekira Rp 700 juta, Desa Rantau Belimbing membutuhkan biaya sekira Rp 2,5 miliar. Sedangkan tanggul penahan banjir Desa Rantau Belimbing dan Desa Sebakung Taka membutuhkan dana sekira Rp 11 miliar. (ian/cal/k1)

No comments:

Post a Comment