Dipusatkan di Gusung Sungai Kandilo
ADAT: Syukuran laut yang digelar di delta atau gusung Sungai Kandilo.
PROKAL.CO, TANA PASER - Setelah kurang lebih enam tahun tidak menggelar syukuran laut, kemarin masyarakat Desa Muara Paser menggelar kegiatan yang dilaksanakan secara turun-temurun ini. Menurut masyarakat, syukuran laut ini digelar karena mereka berhasil menangkap hasil laut dalam jumlah besar atau melimpah. Kepala Desa Muara Paser H Kambu menuturkan, kegiatan syukuran laut ini dipusatkan di salah satu delta atau gusung Sungai Kandilo yang mengaliri Muara Paser.
Kegiatan yang digelar berdasarkan hitungan tanggal hijriah dan tanda-tanda alam itu pun mendapat perhatian masyarakat. Mereka berdoa bersama dan melantunkan bunyi-bunyian yang berasal dari gendang dan gamelan yang diwariskan secara turun-temurun dan hanya digunakan untuk ritual adat atau budaya.
“Kami berharap kegiatan syukuran laut ini bisa menjadi agenda tahunan daerah. Karena, selain ritual doa bersama, ada budaya menabuh gendang dan gamelan asli masyarakat pesisir dan menjadi ajang silahturahmi para nelayan yang berada di desa pesisir Kabupaten Paser,” harap Kambu.
Di bagian lain, Wakil Ketua Komisi II DPRD Paser, Hendrawan Putra yang hadir dalam kegiatan tersebut menyambut baik kegiatan syukuran laut tersebut. (ian/vie/k1)

No comments:
Post a Comment