PROKAL.CO, TANA PASER – Sebanyak 18 alat pertanian sengaja disiapkan Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Paser untuk mendukung sarana dan prasarana pertanian di wilayah Kabupaten Paser. Peralatan pertanian tersebut merupakan bantuan langsung dari Kementerian Pertanian kepada Distan Kabupaten Paser tahun 2017.
“Peralatan pertanian tersebut sengaja diberikan Pemerintah Pusat untuk mendukung petani di Kabupaten Paser. Sebanyak 18 sarana tersebut dapat dipinjamkan kepada kelompok petani yang kekurangan peralatan tani,” ucap Kadistan Boy Susanto melalui Kabid Sarana dan Prasarana Pertanian Sugiyanto, Jumat (6/10).
Sugiyanto menuturkan, 18 unit tersebut terdiri atas 7 combine harvester atau alat panen padi ukuran kecil dan 7 combine harvester ukuran sedang. Kemudian, disiapkan pula 3 traktor roda empat, ekskavator kecil, serta 3 corn sheller atau alat pengepil jagung yang juga dapat digunakan sebagai perontok padi.
“Dengan persyaratan lengkap, peralatan tersebut dapat dipinjamkan kepada kelompok tani. Untuk perawatan seperti oli, bahan bakar, serta penggantian alat yang rusak harus ditanggung oleh kelompok tani yang meminjam. Tidak ada batasan waktu namun diminta segera dikembalikan jika penggarapan pertanian telah rampung,” ujarnya.
Menurut dia, bantuan peralatan pertanian dari Pemerintah Pusat itu sangat membantu para petani di Paser. Terlebih, banyak kelompok tani yang belum memiliki peralatan pertanian memadai. Dia menuturkan, saat musim tanam dan musim panen, peralatan tani tersebut hampir habis terpinjam. Itu menandakan petani sangat membutuhkan peralatan modern untuk mendukung kemajuan pertanian.
Melihat antusias para petani itu, Distan Paser telah kembali mengusulkan permohonan bantuan alat pertanian lagi. Yakni, 2 alat penggilingan padi dan 2 alat pengering padi. Usulan tersebut, menurut Sugiyanto, melihat kebutuhan para petani di sejumlah kecamatan yang menjadi sentral padi seperti Long Kali, Long Ikis, dan Paser Belengkong.
“Di Desa Sebakung Jaya, Kecamatan Long Kali, sudah ada penggilingan padi dan pengeringnya. Rencananya jika terealisasi, dua penggilingan padi dan dua alat pengering itu akan kami serahkan di Long Ikis dan Paser Belengkong. Melihat iklim yang tidak menentu seperti saat ini, alat pengering padi itu tentunya sangat dibutuhkan petani,” ungkapnya. (*/ns/waz/k8)

No comments:
Post a Comment