Monday, July 3, 2017

Harga Bawang Merah Naik

PROKAL.COTANA PASER – Ramadan danHari Raya Idulfitri telah berlalu. Namun kenaikan harga sembako tetap saja terjadi dan harus dirasakan masyarakat Kabupaten Paser. Salah satunya bawang merah. Harga naik karena stok barang yang menipis.
Basri, seorang pedagang menyebut, harga bawang merah kini di kisaran Rp 45–50 ribu per kilogram. Sedangkan bawang putih yang sempat mengalami kenaikan harga pada Ramadan, kini telah normal yaitu Rp 30 ribu.
“Kami hanya mengambil untung sedikit,” jelas Basri yang ditemui di lapaknya di Pasar Induk Penyembolum, Senaken, kemarin (2/7).
Sementara, pedagang secara partai bernama Garda menyebut stok bawang merah kosong. Namun dia memprediksi, dua hari lagi akan datang dan kondisi harga bakal normal.
“Bawang putih stoknya banyak, bawang merah masih belum. Kami biasanya menjual dengan harga Rp 20–25 ribu. Namun, di tingkat pengecer dijual Rp 50 ribu, karena masih langka,” bebernya.
Sementara Penyidik PNS (PPNS) Dinas Perindustrian Perdagangan, Koperasi (Disperindagkop) dan UKM Paser Marwan Natsir mengungkapkan, kenaikan harga disebabkan pasokan barang yang belum stabil. Adanya kepadatan transportasi laut menyebabkan distribusi bawang merah mengalami keterlambatan.
“Kenaikan harga karena faktor pengiriman yang terlambat. Mengingat arus balik masih berlangsung dan menyebabkan antrean di pelabuhan,” ungkap Marwan.
Kenaikan harga juga karena permintaan barang yang meningkat. Libur Lebaran yang telah berakhir menyebabkan warung-warung telah memulai aktivitas. Meski demikian, dia menyebut akan memantau sehingga harga tidak mengalami kenaikan di luar batas normal.
“Stok barang yang kurang dan permintaan yang banyak juga menjadi faktor kenaikan harga. Insyaallah satu minggu lagi, harga sudah stabil,” jelasnya. (*/ns/ica/k9)

No comments:

Post a Comment