Monday, July 10, 2017

Desa Dapat DD yang Tertunda

Bernilai Rp 3,7 Miliar

PROKAL.COTANA PASER - Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Paser Katsul Wijaya menyebut, tidak ada penambahan jumlah dana desa (DD) yang diterima tahun ini. Yang ada hanya pemberian kesempatan kepada daerah untuk menyalurkan DD yang tertunda pada 2015 dan 2016.
“Jadi, penyaluran pada 2015 masih melalui tiga tahapan, yaitu 40 persen, 40 persen, dan 20 persen. Pada 2015 ada 55 desa yang 20 persen DD-nya belum disalurkan. Nilai sekitar Rp 3,7 miliar,” ucapnya, Jumat (7/7).
Awalnya, PMD beranggapan, dana tersebut hangus atau tidak dapat disalurkan, mengingat telah terjadi tahun anggaran baru. Namun, ternyata daerah diberi kesempatan untuk menyelesaikan penyaluran.
“Mulai 2016 hingga seterusnya, penyaluran diubah menjadi dua tahapan, yaitu 60 persen dan 40 persen. Kita akan fokus menyelesaikan,” jelasnya.
Menurutnya, daerah hanya diberikan kesempatan hingga 10 Juli untuk menyerahkan data dan persyaratan lengkap ke pusat. Dia berharap, ada atensi dari desa untuk menyelesaikan laporan yang menjadi persyaratan memperoleh DD. Di antaranya laporan RPJMDes, RKPDes, RAPDes, dan LKPj tahun sebelumnya.
“Sementara ini memang belum hangus, dengan catatan terakhir pelaporan pada 10 Juli,” bebernya
Idealnya, sebut Katsul, DD diperuntukkan untuk sarana dan prasarana, seperti infrastruktur jalan, jembatan, dan penunjang usaha tani. (*/ns/ica/k16)

No comments:

Post a Comment