Perwakilan Aksi Damai Sampaikan Tiga Tuntutan
PROKAL.CO, TANA PASER – Dialog dan diskusi berjalan cukup dinamis antara perwakilan Masyarakat Adat Paser yang menyampaikan aspirasi secara damai di ruang rapat Sadurengas, Kantor Bupati Paser, Senin (10/7), di hadapan Bupati Paser Yusriansyah Syarkawi dan Wakil Bupati Mardikansyah didampingi Sekretaris Kabupaten (Sekkab) AS Fathur Rahman.
Dalam pertemuan yang dihadiri Kapolres Paser AKBP Dudy Iskandar SIK itu, perwakilan dari sejumlah desa menyampaikan aspirasinya terkait kondisi infrastruktur desa khususnya jalan poros desa yang kondisinya sangat memprihatinkan dan harus segera memerlukan sentuhan perbaikan agar mobilisasi lancar dan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat desa yang selama ini terhambat karena akses jalan yang rusak.
Menanggapi aspirasi yang disampaikan masyarakatnya, Yusriansyah membeberkan kondisi keuangan Pemkab Paser pada periode 2016-2017 yang menurutnya dalam kondisi belum memungkinkan, sehingga membuat terhambatnya sejumlah program pembangunan yang sudah disusun dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dalam membangun Kabupaten Paser.
“Banyaknya utang daerah yang harus diselesaikan oleh Pemkab Paser menjadi salah satu faktor yang membebani keuangan daerah, seperti penyelesaian pembayaran proyek pembangunan stadion,” ujar Yusriansyah.
Selain itu, Yusriansyah menegaskan kalau selaku kepala daerah tidak kemudian berpangku tangan melihat kondisi masyarakatnya. Ada sejumlah program pembangunan yang akan segera dilaksanakan dan menjadi prioritas, salah satunya adalah perbaikan infrastruktur jalan yang menjadi tanggung jawab pemkab.
“Pembenahan jalan terus diupayakan. Berdasarkan data yang ada, kurang lebih 300 kilometer jalan kabupaten dan poros desa yang menjadi tanggung jawab Pemkab Paser. Dan merealisasikannya, ada beberapa ruas jalan yang akan ditangani dengan pola tahun jamak, salah satu satunya adalah ruas Modang - Pasir Mayang yang dikerjakan bertahap hingga 2020 mendatang,” beber Yusriansyah.
Sebagai bentuk keseriusan bupati dan wakil bupati dalam menyikapi aspirasi masyarakat adat ini, dituangkan dalam surat pernyataan bahwa terkait dengan perbaikan jalan yang menjadi aspirasi masyarakat untuk segera dilakukan dalam waktu cepat dan singkat, selaku pemerintah daerah pihaknya akan menyetujui dan mendukung kegiatan tersebut melalui kegiatan tanggap darurat dengan melakukan kegiatan tambal sulam jalan yang mengalami kerusakan yang ada di desa-desa yang diusulkan.
Untuk diketahui, sedikitnya ada tiga poin krusial atau pernyataan sikap yang menjadi aspirasi masyarakat kepada bupati. Pertama, Masyarakat Adat Paser meminta bupati dan wakil bupati agar Paser Bekerai dilibatkan dalam pengambilan kebijakan pemerintah daerah. Kedua, Masyarakat Adat Paser menuntut perbaikan infrastruktur dan meminta bupati dan wabup agar segera memperbaiki jalan rusak yang ada di Paser agar perekonomian di desa-desa bisa berjalan dengan baik. Dan yang ketiga, meminta bupati merealisasikan janji politik dalam tempo sesingkat-singkatnya. (ian/cal)

No comments:
Post a Comment