Tana Paser (gerbangkaltim.com) Sebanyak 88 calon anggota Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kecamatan (Panwascam) Paser mengikuti seleksi tertulis di Kampus Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (Stiper) Muhammadiyah Tanah Grogot, Sabtu (7/10).
Ketua Pokja Pembentukan Panwascam pada Panwaslu Paser Aprianto Abdullah mengatakan dari 91 calon yang lulus administrasi, 3 diantaranya tidak mengikuti seleksi tertulis tanpa alasan yang jelas.
“Ada 88 orang yang ikut tertulis dari 91 yang lolos administrasi. Tiga orang tidak ikut tes tanpa alasan yang jelas dan otomatis dinyatakan gugur,” kata Aprianto.
Puluhan calon anggota Panwascam tersebut kata Aprianto mengerjakan soal berbentuk essay dari Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Propinsi Kaltim.
Aprianto mengatakan soal tersebut dipastikan terjaga kerahasiaannya dikarenakan soal tersebut datang beberapa saat sebelum tes tertulis dimulai.
“Soal baru datang ke lokasi tes oleh Bawaslu Kalimantan Timur saat tes akan dimulai, segel soalpun dibuka didepan peserta seleksi, ada sekitar 55 pertanyaan, yang terdiri dari 50 nomor pilihan ganda dan lima nomor essay,” jelasnya.
Aprianto menjelaskan, para peserta diberi waktu 90 menit untuk mengerjakan soal tertulis tersebut.
Dari tes tertulis ini, kata Aprianto hasilnya akan diranking dan kemudian diambil 6 besar ditiap kecamatannya untuk menuju tahapan seleksi selanjutnya.
“Hasil tes tertulis akan diambil 6 orang tiap kecamatan untuk mengikuti tes wawancara, untuk kemudian diseleksi menjadi tiga orang per kecamatan,” ujarnya.
Adapun pengumuman hasil seleksi tes tertulis itu kata Aprianto akan diumumkan tanggal 8 Oktober 2017 di Sekretariat Panwaslu Paser.
“Besok kita akan umumkan hasilnya, silahkan cek di Kantor Sekretariat Panwaslu Paser Jalan Jenderal Sudirman (eks Gedung PMD)” imbuhnya
Diapun menjamin dalam seleksi tersebut tidak ada kecurangan karena dalam prosesnya diawasi langsung oleh Bawaslu Kaltim. (Jya)

No comments:
Post a Comment