Saturday, September 9, 2017

Nyantai di Warung, Ditebas Samurai



TRAGEDI BERDARAH: Korban penimpasan, Efran saat ditangani di RS Panglima Sebaya serta tempat kejadian perkara di Pasar Penampungan Desa Senaken.


PROKAL.COTANA PASER  -  Nasib apes menimpa Efran Witanto (54), warga Kompleks BTN Jone Indah, Desa Jone, Kecamatan Tanah Grogot. Ketika santai mengobrol di warung milik Zuningsih di Pasar Penampungan Desa Senaken pada Rabu (6/9) malam, sekira pukul 19.00 Wita, tiba-tiba dia didatangi Rafi dan Rahmat dalam kondisi mabuk usai menenggak minuman keras (miras).
Tanpa basa-basi, Rafi menebaskan senjata tajam jenis samurai ke arah Efran. Tebasan tersebut gagal karena terkena terpal penutup warung. Efran pun langsung sigap, mengambil kayu penyangga terpal untuk menangkis tebasan berikutnya.
Saat menghindari tebasan, korban terjatuh dan kayu yang dipegang terlepas dari tangannya. Rafi berhasil melukai tangan sebelah kiri Efran saat menangkis timpasan pelaku. Sesaat kemudian, Rahmat juga menghampiri Efran dengan membawa senjata tajam Mandau, ikut menendang dan menimpas tubuh korban.
Setelah korban bersimbah darah dan tidak melakukan perlawanan lagi, kedua pelaku melarikan diri. Saat itu tempat kejadian perkara (TKP) sedang sepi, karena baru saja lepas magrib. Baru sekira pukul 20.00 Wita datang warga sekitar dan membawa korban ke Rumah Sakit Panglima Sebaya. Beberapa saat kemudian, Zuningsih, si pemilik warung melaporkan kejadian tersebut ke Polres Paser. Hingga saat ini korban masih mendapat perawatan intensif di rumah sakit.
Kasat Reskrim Polres Paser AKP Bambang Hardiyanto SH membenarkan kejadian penganiayaan tersebut. Satu pelaku sudah berhasil diamankan. Pihaknya masih melakukan pengembangan untuk menangkap pelaku lainnya.
“Satu pelaku (Rafi) berhasil diamankan dan saat ini sudah ditahan dan dimintai keterangan terkait kasus tindak pidana penganiayaan itu. Kita (Polres Paser) akan memproses hukum dan melakukan pengejaran terhadap pelaku lainnya,” tegas Bambang Hardiyanto, Jumat (8/9).
Bambang mengatakan, Rafi berhasil dibekuk di Desa Muara Pasir pada Kamis (7/9) sekira pukul 06.00 Wita. Pihaknya mengapresiasi peran proaktif masyarakat yang telah membantu memberikan informasi terkait keberadaan pelaku, sehingga bisa segera diamankan.
“Pelaku tidak melakukan perlawanan saat diamankan di rumah orangtuanya di Desa Muara Pasir, Kamis (7/9) sekira pukul 06.00 Wita. Orangtua pelaku juga kooperatif, tidak menyulitkan petugas,” jelas Bambang. (ian/cal/k1)


No comments:

Post a Comment