Tana Paser- Di depan
para pejabat pemerintah, yaitu dari Bupati Paser, Forkopimda, para asisten,
pejabat Kepala Perangkat Daerah, perwira jaksa provinsi, yang dimotori Kepala
Kejaksaan Tinggi Provinsi Kalimantan Timur Fadil Zumhana memberikan seminar
hukum 1 jam, di Pendopo, Kamis (7/9).
Saat itu Kepala Kejati
Kaltim mengatakan bahwa seorang pejabat baik tingkat Kabupaten/kota maupun
provinsi, tidak boleh takut melaksanakan proyek pembangunan pemerintah dengan
bayang-bayang kendala hukum. Menyikapi jeratan pidana, Kejaksaan siap
mendampingi para pelaksana jabatan maupun perorangan, berupa waktu untuk tukar
pikiran mengenai peraturan hukum, yang sebelumnya jauh melangkah ke
persidangan.
Pihak Kejaksaan
memberikan masukan untuk maju bersama hukum, jangan takut bersama hukum.
"Saya tidak akan mundur, tapi saya memberi pandangan supaya kita semua
aman dan tidak terjerat kasus," ujarnya.
Kepala Kejaksaan Tinggi
Provinsi Kalimantan Timur Fadil Zumhana mengatakan bahwa kejaksaan siap
membantu masyarakat sebelum terjerat masalah hukum terutama pidana. Tukar
pendapat maupun seminar hukum dapat diluangkan waktu pertemuan. "Saya
pengacara negara, gratis tukar pikiran, untuk pejabat bahkan tukar pikiran
untuk masyarakat. Kasihan mereka kalau terkait masalah hukum, yang berujung
pidana," ungkapnya.
“Waktu proses langkah
hukum dilanjutkan dengan bijaksana, bermartabat hingga tidak semena-mena. Jangan
dikira saya bangga penjarakan orang," katanya lagi.
Menyinggung kesepakatan
pengembangan teknologi informasi, Kejaksaan Provinsi Kalimantan Timur telah
mendapatkan bantuan fasilitas Teknologi sebagai pengawas dari anggaran
pemerintah pada pelaksanaan kegiatan. "Saya bersama Pak Gubernur
Kalimantan Timur Awang Faroek Ishak sedang membangun fasilitas IT dengan
pengawalan dana tidak terjadi penyimpangan, untuk keuangan negara. Bahkan saya
tidak banyak membuat orang menderita," ungkapnya. (AB07)

No comments:
Post a Comment