PROKAL.CO, TANA PASER - Padamnya aliran listrik secara total dan tiba-tiba di sejumlah kawasan atau blackout (BO) dalam beberapa waktu terakhir, selain disebabkan oleh hewan liar, ternyata juga karena adanya gangguan kabel kubikel yang ada di gardu induk yang menerima suplai daya listrik interkoneksi yang dipasok dari Kalimantan Selatan (Kalsel). Di mana, suplai dari Kalsel di gardu induk Kuaro sebesar 4.000 kW, diserap ke jaringan feeder Tanah Grogot dan feeder Long Ikis.
“Hewan liar seperti monyet dan tupai menjadi penyebab tak terduga terjadinya BO, selain gangguan adanya pohon roboh atau ranting yang terjatuh dan mengenai jaringan PLN. Seperti saat terjadinya padam total pada pagi hari beberapa waktu lalu (1/8), karena tupai tersengat aliran listrik di JTM 2 gardu 6 yang ada di Kilometer 2 Tanah Grogot,” beber Manajer PLN Ranting Tanah Grogot, Rahmanto kepada Paser Pos, Rabu (2/8).
Dikatakannya, gangguan distribusi aliran daya listrik karena faktor alam seperti hewan liar dan pohon tumbang karena tiupan angin, menjadi kendala yang tidak bisa dihindari. Meski demikian, pihaknya selalu berupaya memberikan pelayanan yang terbaik untuk konsumen, seperti melakukan patroli baik itu siang maupun malam untuk mengecek jaringan yang rawan gangguan.
“Dukungan dari warga sangat dibutuhkan dalam upaya menjaga keandalan jaringan, seperti membersihkan ranting atau pohon yang ada di sekitar jaringan PLN. Karena, salah satu potensi gangguan distribusi saat cuaca ekstrem adalah pohon dan ranting yang rawan tumbang,” papar Rahmanto. (ian/cal/k1)

No comments:
Post a Comment