PROKAL.CO, TANA PASER - Rumah Tahanan (rutan) Tanah Grogot Kabupaten Paser mendapat 33 kuota Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemkumham) Republik Indonesia.
"Dari 664 kuota CPNS dari Kemkumham untuk Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, Rutan Tanah Grogot mendapat kuota CPNS sebanyak 33 orang," kata Kepala Rutan Tanah Grogot Husni Thamrin di Tanah Grogot, Rabu.
Kemkumham kata Husni Thamrin membukan lowongan CPNS Jatah 32 CPNS yaitu, 30 penjaga laki laki, 2 penjaga perempuan, dan1 perawat lulusan s1.
Instruksi Kakanwil Kemkumham, setiap UPT yang ada di Kaltim, agar bisa mempublikasikan di daerah masing-masing.
“Kita sudah pasang baliho di pintu rutan, pintu masuk paser, jalur dua Tanah Grogot,”katanya.
Husni berharap warga yang tinggal di Paser mendaftar CPNS. Sebab saat ini pihaknya kekurangan personel. jumlah 400 tahanan dijaga oleh 3 petugas Jaga. idelanya rutan paser, untuk 25 tahanan dijaga 1 penjaga.
“Dengan adanya tambahan pegawai, nanti kita punya 7 penjaga dalam satu regu, sedangkan sementara satu regu dijaga 3 petugas. Semoga CPNS ini lulus sesuai prosedur, murni tidak ada unsur KKN , masyarakat bisa mendaftar sesuai dengan ketentuan yang berlaku,”harapnya.
Saat ini jumlah Pegawai rutan ada 34 orng, masing masing staf, staf keamanan dan penjagaan. Begitu juga dengan staf petugas Petuigas Pintu Utama (p2u), Sekarang hanya dijaga satu petugas.
“Kuota CPNS Se kaltim kaltara 664, kita akan dapat 33, kalau memang bisa ditambah kita inginnya ditambah sehingga jumlahnya 60,”imbuhnya.
Penambahan itu akan mengkover kekurangan, apalagi yang dicari penjaga tahanan. Jika ada tambahan juga bisa ditempatkan di Penjaga pos, penjaga blok, dan komandan .Pendaaftaran CPNS kemenkumham untuk SMA sederajat secara online mulai 1-26 Agustus 2017. Ia juga berharap kuota yang sudah dialokasikan bisa tercover bisa membantu keamanan dan ketertiban rutan.
“Harapannya CPNS asli warga Kabupaten Paser, karena kemungkinan besar tidak minta pindah, sehingga jumlahnya Pegawai di rutan tidak berkurang,”pungkasnya. (apy)

No comments:
Post a Comment