PROKAL.CO, TANA PASER - Pemerintah Kabupaten Paser berkomitmen untuk menyelesaikan pembayaran paket pekerjaan yang telah selesai dikerjakan pada tahun anggaran 2016, namun tertunda pembayarannya melalui APBD Perubahan 2017. Pemkab Paser tidak ingin terbebani utang dalam melaksanakan pembangunan pada tahun anggaran 2018.
“Pak Bupati (Yusriansyah Syarkawi, Red) minta rekanan yang belum diselesaikan pembayarannya di APBD Murni 2017, bisa diselesaikan di anggaran perubahan. Sehingga, pemkab bisa fokus pada skala prioritas pembangunan di 2018,” ujar Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Paser, I Gusti Putu Suantara, Jumat (29/9).
Menurut pria yang akrab disapa Putu itu, ada beberapa paket pekerjaan yang belum diselesaikan pembayarannya, seperti paket pekerjaan pembenahan Siring Kandilo dan stadion. “Pemkab bersama DPRD masih membahas skala prioritas yang harus diselesaikan di anggaran perubahan. Karena ada beberapa program prioritas yang juga harus dilaksanakan, seperti pembangunan rumah layak huni,” beber Putu.
Putu menambahkan, Bupati Yusriansyah Syarkawi berkeinginan menyelesaikan utang-utang pemkab, sehingga pemkab lebih leluasa untuk menjalankan sejumlah program prioritas yang sudah disusun untuk dilaksanakan 2018. (ian/cal/k1)

No comments:
Post a Comment