Sunday, December 3, 2017

Jalur Muara Samu-Tanah Grogot Rusak

Bupati Pasrah, Berharap Dukungan CSR

JALUR UTAMA: Kondisi jalan di poros Kecamatan Muara Samu rusak parah. Ini berimbas pada peningkatan harga sembako. (IST/KP)

PROKAL.COTANA PASER - Kerusakan parah di jalan poros Kecamatan Muara Samu bukan lagi menjadi hal baru bagi masyarakat. Nyaris tak tersentuh perbaikan, saat musim hujan, aktivitas sehari-hari masyarakat pasti terganggu.
Bupati Paser Yusriansyah Syarkawi beberapa waktu lalu meminta PT Kideco untuk melakukan perbaikan. Bupati berharap Kideco mengajak sub-subkontraktor yang beroperasi di Kabupaten Paser meningkatkan akses jalan di Muara Samu.
Jalan penghubung dari ibu kota kabupaten menuju ibu kota kecamatan panjangnya 60 kilometer. Melewati Desa Luan dan Suwito Desa Biu, jalan ini merupakan urat nadi perekonomian masyarakat. Menjadi akses utama desa di Kecamatan Muara Samu dan menuju ibu kota kabupaten.
Sementara itu, salah satu warga Desa Suwito, Sediman, mengungkapkan, jalan umum dari Desa Lolo menuju Desa Muser hanya dapat dilewati saat musim kemarau. Kalau musim hujan, masyarakat memilih melewati jalan hauling. “Hanya roda empat yang bisa lewat (dobel garden, Red), itu pun kadang tak bisa tembus,” katanya.
Kerusakan berdampak bagi perekonomian masyarakat. Terlebih, masyarakat yang berprofesi sebagai petani kelapa sawit. Kerusakan paling parah terlihat dari jalan utama Desa Luan menuju Desa Muser. Saking parahnya, jarak 52 kilometer itu ditempuh dengan waktu lebih dari satu setengah jam.
Dia berharap, segera dilakukan perbaikan pada 15 titik kerusakan. Terutama di sepanjang jalan Desa Lolo menuju Desa Suweto. Mengingat, jalan tersebut merupakan jalan utama menuju Tanah Grogot. (*/ns/waz/k11)

No comments:

Post a Comment