PROKAL.CO, TANA PASER – Jamaah haji Kabupaten Paser akan kembali ke Tanah Air pada 21 September. Diperkirakan, mereka bakal banyak membawa barang bawaan atau oleh-oleh khas Tanah Suci. Dari Paser terdapat 237 jamaah yang berangkat dan diharapkan semua selamat kembali ke Tanah Air.
Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Kementerian Agama (Kemenag) Paser M Khairani menuturkan, sekembali ke Tanah Air, para jamaah mendapat jatah membawa barang bawaan atau bagai oleh pihak Garuda Indonesia maksimal 32 kilogram per orang. Sedangkan untuk yang ditenteng ke dalam pesawat maksimal 7 kilogram.
“Biasanya jika lebih, jamaah harus mengirimnya sendiri melalui jasa pengirimian,” sebutnya belum lama ini.
Untuk mencari jasa pengirimian, pria yang pada 2012 itu menjadi Tim Pemandu Haji Daerah (TPDH) Paser menyebutkan tidak sulit mencari jasa pengiriman. Biayanya pun menurut informasi terkahir, tidak terlalu mahal untuk 1 kilogramnya. Hanya 20 rial per kilogram (sekitar Rp 70 ribu), kendati minimal pengiriman harus 10 kilogram.
Terkait kabar simpang siur menyangkut konsumsi jamaah, dia kembali menegaskan, kondisi jamaah asal Paser di Makkah saat ini semua dalam kondisi baik. Kalaupun ada kendala, menurut dia lebih pada kecocokan lidah selera makanan karena memang ada perbedaan budaya antara Indonesia dan Arab Saudi.
“Meskipun demikian, hal itu tidaklah menjadi masalah karena banyak rumah makan di Makkah yang menyajikan menu Asia Tenggara,” ujarnya. (*/jib/san/k8)

No comments:
Post a Comment