TANA
PASER - Staf Ahli Menteri Bidang Hukum Kominfo RI Prof Dr Henri Subiakto MA mengaku senang melihat
perkembangan pembangunan Kabupaten Paser
di berbagai bidang.
“Pada tahun 96 saya pernah berkunjung
ke Paser tepatnya di kota Tanah Grogot ini terkait persiapan kunjungan Menteri
Penerangan saat itu, dan ini kunjungan saya kedua ke Paser. Ternyata kemajuan
pembangunan Paser sangat luar biasa,” kata Henri di hadapan Bupati Paser H
Yusriansyah Syarkawi.
Pujian tersebut dikatakan Henri saat
memberikan sambutan pada acara pembukaan pelatihan dan sertifikasi Standar
Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang digelar
oleh Badan Penelitian dan Pengembangan SDM Kementerian Komunikasi dan
Informatika (Kominfo) RI di Hotel Kyriad, Selasa (5/9).
Tidak itu saja, Guru Besar Universitas
Airlangga Surabaya ini menyebutkan, kemajuan Paser khususnya ibukota Tana Paser
tidak saja pada infrastruktur dan bangunan pemerintahaan dan termasuk jalan,
tapi juga terkait fasilitas–fasilitas hotel dan lainnya.
“Ternyata nama Tanah Grogot sudah
berganti Tana Paser. Dulu saat saya di Tanah Grogot, saya nginap di penginapan yang sangat sederhana yang bangunannya dari
kayu, dan saat ini hotelnya sudah luar biasa, dan keindahan kota Tanah Grogot
ini tidak saja dengan kehadiran menara jam, tapi juga komplek perkantorannya,
rumah sakitnya juga sangat bangus,” sebutnya
Selain apresiasi kemajuan pembangunan,
Henri juga mengatakan, masyarakat Paser memiliki budaya dan suku serta
kerukunan agama yang sangat luar biasa. “Saat itu saya sempat keliling untuk
melihat Tanah Grogot, ternyata masyarakatnya sangat ramah dan taat beragama.
Ternyata juga ada suku Jawanya,” ucap Henri.
Bupati Paser H Yusriansyah Syarkawi membuka Pelatihan dan Sertifikasi
Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Bidang Teknologi Informasi
dan Komunikasi (TIK) yang digelar oleh Badan Penelitian dan Pengembangan SDM
Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI.
Pelatihan SKKNI TIK bagi angkatan
kerja muda yang diikuti 50 peserta lulusan SMK dan sarjana Kompeter kerjasama Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Komunikasi dan
Informatika Medan dan Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Paser ini,
digelar di ruang pertemuan Hotel Kyriad, Selasa (5/9).
Pembukaan pelatihan SKKNI TIK dihadiri
Staf Ahli Menteri Bidang Hukum Kominfo RI Prof Dr Henri Subiakto MA, perwakilan dari jajaran Forum
Koordinasi Pimpinan Daerah, Sekda Paser AS Fathur Rahman, Kepala Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Komunikasi dan
Informatika Medan Irbar
Samekto, Direktur Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP)
Komputer, Kadis Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Paser Adi Maulana
serta sejumlah pimpinan Perangkat Daerah di jajaran Pemkab Paser.
Bupati Paser Yusriansyah saat
membuka pelatihan menyampaikan terima kasih kepada
Badan Litbang SDM Kementerian Kominfo RI dan Kepala Balai Besar Pengkajian dan
Pengembangan Komunikasi dan Informatika Medan yang telah memilih Kabupaten
Paser sebagai tempat penyelenggaraan pelatihan pengembangan Sumber Daya Manusia
di bidang teknologi.
Menurut Yusriansyah, era kemajuan yang ditandai dengan kemajuan teknologi
informasi dan komunikasi menuntut kita bisa meningkatkan kualitas sumber daya manusia utamanya dalam hal penguasaan
teknologi,
khususnya bagi calon tenaga kerja produktif.
“Cerdas dalam menggunakan teknologi
modern yang dipadukan oleh keterampilan serta kecakapan dalam mengelola
informasi, serta bijak dalam penggunaan media sosial, akan membawa efek positif
kepada setiap individu, sekaligus bisa mengambil manfaat dari penggunaan media
teknologi informasi dan komunikasi,” kata Bupati.
Selain itu sebut Yusriansyah, penggunaan
teknologi informasi dan komunikasi yang baik akan menjadi solusi cerdas warga
negara dalam mendukung program pemerintah mewujudkan salah satu tujuan nasional
yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa.
“Tujuan tersebut telah diimplementasi
dalam salah satu Nawacita Pemerintah Republik Indonesia, yaitu meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia melalui
peningkatan kualitas pendidikan dan pelatihan dengan program Indonesia Pintar,”
ucapnya.
Sementara di Kabupaten Paser menurut Yusriansyah, hal ini masuk ke dalam
salah satu misi yaitu meningkatkan pelayanan dasar di bidang pendidikan dan
kesehatan. “Saya mengharapkan dengan pelatihan yang diselenggarakan
ini
dapat
memberikan kontribusi pemikiran dan pemahaman penggunaan
perangkat teknologi dan informasi secara sehat, bijak, cerdas, kreatif dan produktif kepada seluruh peserta,” pesan Bupati.
(har-)


No comments:
Post a Comment