Tuesday, September 5, 2017

Staf Ahli Menteri Kominfo Akui Kemajuan Paser



TANA PASER - Staf Ahli Menteri Bidang Hukum Kominfo RI Prof  Dr  Henri Subiakto MA mengaku senang melihat perkembangan  pembangunan Kabupaten Paser di berbagai bidang.
          “Pada tahun 96 saya pernah berkunjung ke Paser tepatnya di kota Tanah Grogot ini terkait persiapan kunjungan Menteri Penerangan saat itu, dan ini kunjungan saya kedua ke Paser. Ternyata kemajuan pembangunan Paser sangat luar biasa,” kata Henri di hadapan Bupati Paser H Yusriansyah Syarkawi.
          Pujian tersebut dikatakan Henri saat memberikan sambutan pada acara pembukaan pelatihan dan sertifikasi Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Bidang Teknologi  Informasi dan Komunikasi (TIK) yang digelar oleh Badan Penelitian dan Pengembangan SDM Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI di Hotel Kyriad, Selasa (5/9).
          Tidak itu saja, Guru Besar Universitas Airlangga Surabaya ini menyebutkan, kemajuan Paser khususnya ibukota Tana Paser tidak saja pada infrastruktur dan bangunan pemerintahaan dan termasuk jalan, tapi juga terkait fasilitas–fasilitas hotel dan lainnya.
          “Ternyata nama Tanah Grogot sudah berganti Tana Paser. Dulu saat saya di Tanah Grogot, saya nginap di penginapan yang sangat sederhana yang bangunannya dari kayu, dan saat ini hotelnya sudah luar biasa, dan keindahan kota Tanah Grogot ini tidak saja dengan kehadiran menara jam, tapi juga komplek perkantorannya, rumah sakitnya juga sangat bangus,” sebutnya
          Selain apresiasi kemajuan pembangunan, Henri juga mengatakan, masyarakat Paser memiliki budaya dan suku serta kerukunan agama yang sangat luar biasa. “Saat itu saya sempat keliling untuk melihat Tanah Grogot, ternyata masyarakatnya sangat ramah dan taat beragama. Ternyata juga ada suku Jawanya,” ucap Henri.

Bupati Paser H Yusriansyah Syarkawi membuka Pelatihan dan Sertifikasi Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang digelar oleh Badan Penelitian dan Pengembangan SDM Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI.
            Pelatihan SKKNI TIK bagi angkatan kerja muda yang diikuti 50 peserta lulusan SMK dan sarjana Kompeter kerjasama Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Komunikasi dan Informatika Medan dan Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Paser ini, digelar di ruang pertemuan Hotel Kyriad, Selasa (5/9).
            Pembukaan pelatihan SKKNI TIK dihadiri Staf Ahli Menteri Bidang Hukum Kominfo RI Prof  Dr  Henri Subiakto MA, perwakilan dari jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Sekda Paser AS Fathur Rahman, Kepala Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Komunikasi dan Informatika Medan Irbar Samekto, Direktur Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Komputer, Kadis Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Paser Adi Maulana serta sejumlah pimpinan Perangkat Daerah di jajaran Pemkab Paser.
            Bupati Paser Yusriansyah saat membuka pelatihan menyampaikan terima kasih kepada Badan Litbang SDM Kementerian Kominfo RI dan Kepala Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Komunikasi dan Informatika Medan yang telah memilih Kabupaten Paser sebagai tempat penyelenggaraan pelatihan pengembangan Sumber Daya Manusia di bidang teknologi.
            Menurut Yusriansyah, era kemajuan yang ditandai dengan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi menuntut kita bisa meningkatkan kualitas sumber daya manusia utamanya dalam hal penguasaan teknologi, khususnya bagi calon tenaga kerja produktif.
“Cerdas dalam menggunakan teknologi modern yang dipadukan oleh keterampilan serta kecakapan dalam mengelola informasi, serta bijak dalam penggunaan media sosial, akan membawa efek positif kepada setiap individu, sekaligus bisa mengambil manfaat dari penggunaan media teknologi informasi dan komunikasi,” kata Bupati.
Selain itu sebut Yusriansyah, penggunaan teknologi informasi dan komunikasi yang baik akan menjadi solusi cerdas warga negara dalam mendukung program pemerintah mewujudkan salah satu tujuan nasional yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa.
“Tujuan tersebut telah diimplementasi dalam salah satu Nawacita Pemerintah Republik Indonesia, yaitu meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia melalui peningkatan kualitas pendidikan dan pelatihan dengan program Indonesia Pintar,” ucapnya.
Sementara di Kabupaten Paser menurut Yusriansyah, hal ini masuk ke dalam salah satu misi yaitu meningkatkan pelayanan dasar di bidang pendidikan dan kesehatan. “Saya mengharapkan dengan pelatihan yang diselenggarakan ini dapat memberikan kontribusi pemikiran dan pemahaman penggunaan perangkat teknologi dan informasi secara sehat, bijak, cerdas, kreatif dan produktif kepada seluruh peserta,” pesan Bupati. (har-)
 

No comments:

Post a Comment