Monday, November 6, 2017

Dua Pekan Tiga Kasus Pembunuhan Diungkap


PELAKU: Para pelaku pembunuhan di Sungai Pelian, Desa Busui, Kecamatan Batu Sopang, dan pelaku pembunuhan di Desa Kerang, Kecamatan Batu Engau.

PROKAL.COTANA PASER  -  Tidak sampai sebulan, jajaran Polres Paser berhasil mengungkap tiga kasus pembunuhan yang sempat menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat. Pertama, kasus pembunuhan di Desa Busui, Gunung Marus, Sungai Piyangau, Kecamatan Batu Sopang, dengan korban Bambang (34) warga RT 5, Kecamatan Muara Uya, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan.
Kedua, kasus yang berhasil diungkap adalah kasus penganiayaan berujung pembunuhan terhadap Jamhari (42), warga Desa Kembangan, RT 2, Binakal, Bondowoso, Jawa Timur, yang terjadi di RT 6, Dusun Ballu, Desa Kerang, Kecamatan Batu Engau. Yang ketiga adalah kasus pembunuhan Mr X yang belakangan diketahui bernama Heryanto (43), warga Jalan Nahkoda, RT 19, Kelurahan Bukuan, Samarinda.
Motif pembunuhan rata-rata berlatar belakang ekonomi. Misalnya, kasus pembunuhan di Desa Busui Kecamatan Batu Sopang. Hanya karena tidak diperbolehkan berutang rokok di warung korban Bambang, Muhammad Husairi Alias Cina (21) tega menghabisi nyawa Bambang dengan menusuk perut menggunakan sebilah pisau sebanyak dua kali.
Sedangkan kasus Jamhari berhasil diungkap kurang dari 12 jam. Pelakunya tidak lain rekan kerja korban. Korban meninggal setelah mengalami luka tusuk di bagian punggung belakang dan pundak. Sedangkan kasus pembunuhan Heriyanto (43) berhasil diungkap dua pekan setelah kejadian. Heriyanto diduga dibunuh oleh pria berinisial MS (37) dengan kayu yang digunakan untuk mengganjal ban truk. Dari hasil autopsi, kedua bagian tulang rusuk korban patah. Untuk menghilangkan jejak, korban dibungkus terpal berwarna hijau dan dibuang ke Sungai Pelian.
Kapolres Paser AKBP Dudy Iskandar didampingi Kasat Reskrim AKP Bambang Hardiyanto mengungkapkan, keberhasilan pengungkapan kasus pembunuhan berkat kerja keras Opsnal Reskrim Polres Paser yang tidak pernah lelah menjalin koordinasi dengan pihak-pihak yang berkompeten dalam pengungkapan sebuah kasus.
“Dari sekian banyak kasus tindak pidana pembunuhan, polres masih akan mengungkap satu kasus pembunuhan yang ada di Long Ikis. Semoga dalam waktu dekat kasusnya bisa terungkap,” ujar Dudy. (ian/cal/k1)

Peroleh Status Badan Hukum, Bankaltim Bakal Berubah Nama Menjadi Bankaltimtara



TANA PASER - Bupati Paser H Yusriansyah Syarkawie bersama bupati dan walikota se-Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, Jumat(3/11), menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bank Pembangunan Daerah (BPD) Kaltim atau Bankaltim di Mahakam Room Royal Suite Hotel Balikpapan.

RUPS ini merupakan RUPS pertama setelah diperolehnya status badan hukum Bankaltim menjadi Perseroan Terbatas (PT) yaitu menjadi PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara yang selanjutnya disingkat menjadi PT BPD Kaltim Kaltara. Hal ini merujuk pada SK Menkumham RI Nomor AHU-0041890.AH.01.01.Tahun 2017 tanggal 23 September 2017. Dengan diperolehnya status badan hukum tersebut, nantinya Bankaltim juga bakal berubah nama menjadi Bankaltimtara.

Dasar dari pelaksanaan RUPS ini ialah pasal 13 dan 14 UU Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatasmaka Perseroan harus melaksanakan RUPS Pertama paling lambat 60 (enam puluh) hari sejak diperolehnya status badan hukum tersebut.

Rapat yang bersifat tertutup ini turut dihadiri Gubernur Kaltim, Awang Faroek Ishak, Gubernur Kaltara, Irianto Lambrie, Komisaris Utama PT BPD Kaltim Kaltara Sulaiman Gafur, dan Dirut PT BPD Kaltim Kaltara Zainuddin Fanani.

RUPS tersebut menghasilkan lima poin keputusan, yang pertama adalah memberikan kewenangan kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk dapat menetapkan remunerasi bagi Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan dan menentukan strategi jangka panjang Bank.

Kedua, menyetujui untuk memperpanjang masa jabatan Sulaiman Gafur sebagai Komisaris Utama (Komisaris Independen) PT BPD Kaltim Kaltara. Ketiga, menyetujui untuk memperpanjang masa jabatan Ismunandar Azis sebagai Direktur Kredit PT BPD Kaltim Kaltara.

Keempat, menyetujui untuk mengisi jabatan Anggota Dewan Komisaris Non independen PT Bank Kaltim Kaltara perwakilan Pemegang Saham yang berasal dari unsur pemerintah provinsi Kalimantan Utara. Dan yang terakhir memberi kuasa dengan hak substitusi kepada Direksi untuk menuangkan segala isi keputusan RUPS dalam suatu akta notarial.

Dari hasil RUPS tersebut juga diketahui bahwa pemerintah Kabupaten Paser memiliki 2,82% saham pada PT BPD Kaltim Kaltara dan berada diurutan ke-8 dari 16 pemilik saham terbanyak. (humas-anc)

Hiburan Satu Malam



Tana Paser - Ungkapan terima kasih Telkomsel untuk pelanggan setia diwujudkan dengan hiburan musik satu malam, persembahan dari Kartu AS (Pas Buat Semua). Hiburan ini berlangsung di Arena Promosi Gentung Temiang pada Sabtu (4/11) malam dan dihadiri artis Siti Badriah, atau biasa disapa Sibad.

Bupati Paser yang diwakili Kabag Kesra Bina III Aripin,
mengatakan bahwa kegiatan Telkomsel ini adalah wujud nyata dalam interaksi dengan para pelanggan, juga dengan masyarakat keseluruhan

"Telkomsel mencoba mendekatkan layanan service dengan para pelanggan berupa kemeriahan hiburan musik satu malam. Ini yang perlu diapresiasi oleh pemerintah Kabupaten Paser," ujar Aripin.

Meski bertajuk malam hiburan, kegiatan ini juga ditandai dengan kegiatan sosial. Di antaranya, pemberian bantuan kepada pengurus Pondok Pesantren Bina Iman, dan bagi-bagi hadiah melalui kupon undian. Seperti mesin cuci, televisi, setrika dan kipas angin.

Selain Kabag Kesra Bina III Aripin, hadir juga Kapolres Paser AKBP Dudy Iskandar. (AB07)

Wednesday, November 1, 2017

Wabup Terima Kunjungan DPD RI


TANA PASER- Wakil Bupati Paser HM Mardikansyah mengatakan, sebagai Kabupaten yang memiliki kemampuan Sumber Daya Manusia yang tak kalah dengan kabupaten dan kota lain, sedangkan sumber daya alamnya sungguh sangat besar potensinya, tapi karena kondisi harga tambang dan harga perkebunan yang tidak stabil mengakibatkan kontribusi pertumbuhan dan daya beli masyarakat di Kabupaten Paser berkurang.
            Tetapi dengan keyakinan perbaikan pertumbuhan ekonomi secara nasional dan keberpihakan Pemerintah Pusat terhadap pembangunan desa, menurut Wabupakan memberikan kontribusi kebangkitan ekonomi kembali di Indonesia dan Kabupaten Paser khususnya dan provinsi Kalimantan Timur.
            Hal ini ditegaskan Wabup Mardikansyah saat menerima kunjungan kerja Anggota DPD RI perwakilan Kalimantan Timur Muhammad Idris di ruang rapat Sadurengas Kantor Bupati Paser, Jumat (29/10).
            Karena itu lanjut Wabup, dengan kehadiran perwakilan Kaltim di DPD ke Kabupaten Paser, berbagai program kegiatan di Kabupaten Paser untuk mewujudkan Kabupaten Yang Maju, Mandiri sejahtera dan Berkeadilan dapat cepat tercapai realisasi sesuai dengan kebijakan yang ada di DPD dalam menjalankan tugas konstitusai legislasi pertimbangan anggaran dan pengawasan serta upaya penguatan lembaga dalam persefektif efektifitas otonomi daerah.
            Pada prinsipnya masyarakat Paser menghendaki agar Undang-Undang hubungan antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat dalam otonomi daerah dapat dijalankan sesuai dengan aspirasi yang berkembang di masyarakat,” ucap Wabup.
            Saat menerima anggota DPD RI, Wabup Mardikansyah didampingi mewakili Dandim 0904 Tanah Grogot, mewakili Kapolres Paser serta sejumlah kepala dinas, kantor, badan dan jajaran Camat serta lurah se-Kabupaten Paser. (har-/humas)

Bupati Pimpin Upacara Sumpah Pemuda





TANA PASER- Meski berbeda jarak dan teknologi komunikasi yang ada saat terjadinya peristiwa Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928 atau 89 tahun lalu, namun persatuan dan kesatuan dari seluruh anak bangsa tetap bisa menyatu dalam ikrar bersama yaitu Sumpah Pemuda.
Namun saat ini ketika teknologi komunikasi sudah sangat mudah, namun anehnya banyak pihak yang saling berselisih paham. Hal tersebut tertuang dalam sambutan yang berjudul "Pemuda Indonesia Berani Bersatu" oleh Bupati Paser H Yusriansyah Syarkawi di hadapan para peserta upacara peringatan Sumpah Pemuda di halaman Kantor Bupati Paser, Senin (30/10).
"Mari kita cukupkan persatuan dan kesatuan Indonesia dengan menyetop segala bentuk perdebatan yang mengarah pada perpecahan bangsa," ujar Yusriansyah saat membacakan sambutan tertulis Menpora RI.
Usai upacara, Bupati Yusriansyah mengatakan bahwa dirinya berharap agar para pemuda dapat meneruskan perjuangan penggagas cita cita bangsa indonesia untuk memerdekakan bangsa, dan semangat tersebut bisa menjadi semangat pemuda khususnya Kabupaten Paser membangun kabupaten dan negara tercinta.
Upacara yang dihadiri ratusan peserta yang terdiri dari pelajar setingkat SD, SMP dan SMA, mahasiswa, Korpri, organisasi, TNI/Polri. Di antara tamu dan undangan juga hadir Ketua DPRD Paser H Kaharuddin, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, jajaran Asisten dan pimpinan Perangkat Daerah (PD) Paser dan unsur perwiraTNI dan Polri.
            Selain itu, upacara sumpah pemuda ke-89 berlangsung khidmat yang  ditandai pengibaran benderah merah putih, juga ditandai pemberian hadiah kepada peserta upacara yang mengenakan pakaian adat. (har-)

Bupati Tinjau Lokasi Kebakaran Selengot


TANA PASER- Bupati Paser H Yusriansyah Syarkawi mengunjungi lokasi kebakaran di Desa Selengot Kecamatan Tanjung Harapan , Minggu (29/10) sekaligus memberikan bantuan kepada para korban.
Kebakaran yang terjadi pada, Senin (23/10) sekitar pukul 13.00 Wita di desa yang berhadapan langsung dengan selat Makasar, menghanguskan 25 buah rumah  dan termasuk 15 rumah harus dirobahkan untuk menghindari  semakin meluasnya amukan sijagoh merah di pemukiman nelayan yang rata-rata merupakan bangunan terbuat dari kayu.
Saat kunjungan tersebut, Bupati Yusriansyah didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Hj Mutiarni Yusriansyah, Asisten Ekonomi Karoding, Ketua Bappeda I Gusti Putu Suantara, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Bachtiar Effendi dan  Kadis Kesehatan I Dewa Made Sudarsana.
Selanjutnya adalah Kadis Sosial Amiruddin Ahmad, Kadis Perikanan Ina Rosana dan Kadis Ketahanan Pangan Amininsyah, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Hadijah, Kepala BPBD Edwar Effendi, Kadis Perumahaan, Kabag Bina Kesejahteraan Rakyat Dharni Haryati serta Kabag Pemerintahaan dan Humas M Tauhid.
Dihadapan warga Selengot yang menjadi korban kebakaran, Bupati Yusriansyah yang juga didampingi Camat TanjungHarapan Asikin dan Kepala Desa Selengot Bachrudin  menyerahkan  berbagai  bantuan , ia berharap warga bersabar dan terus berdoa, agar diberi ketabahan dan kekuatan.
"Tidak ada yang menginginkan suatu musibah, namun kita harus yakin, Allah SWT mempunyai rencana lain terhadap suatu musibah yang menimpa kita, mudah-mudahan para korban akan diberi ganti dengan rejeki yang berlebih," ucap Yusriansyah.
Selain melakukan kunjungan dan pemantauan terhadap warganya yang terkena musibah kebakaran, Bupati juga menyempatkan diri menyapa para korban dan para petugas dari BPBD dan Tagana  yang masih berjaga di lokasi. Kemudian para petugas juga diminta terus berjaga dan memberikan pelayanan terhadap masyarakat korban kebakaran.
Kepala desa Selengot Bahrudin menyebutkan, karena amukan si jago merah tersebut, sedikitnya 23 rumah dan bangunan sarang burung walet ludes menjadi abu. Karena kejadian ini, sedikitnya 101 jiwa kehilangan tempat tinggal. Meski tidak ada korban jiwa, kerugian ditaksir mencapai miliaran.(har-/humas)
 

Pemkab Bangunkan Rumah Korban Kebakaran Selengot


TANA PASER - Untuk membantu korban kebakaran di Desa Selengot Kecamatan Tanjung Harapan, Bupati Paser H Yusriansyah Syarkawi mengintruksikan jajarannya untuk membantu membangun kembali rumah warga yang hangus terbakar.
“Melihat kondisi saat ini dimana korban kebakaran sudah kehilangan seluruh harta bendanya baik rumah maupun barang berharga lainnya maka kewajiban dari Pemerintah untuk membantu membangun kembali rumah warga yang tertimpa musibah,” kata Bupati saat berdialog dengan warga Selengot.
Perhatian Bupati kepada warga yang rumah nya terbakar tersebut ditunjukkan  orang nomor satu ini saat melakukan kunjungan ke Desa Selengot untuk melihat kondisi desa yang mayoritas warganya tersebut berprofesi sebagai nelayan.
Bantuan pembangunan rumah kepada korban kebakaran Selengot  yang akan dilakukan Pemkab ini, tidak hanya  pembangunan rumah layak huni kepada rumahnya yang terbakar dan dirobohkan, namun juga pembangunan jembatan titian sepanjang 52 meter yang juga ikut terbakar.
“Pemkab akan membangunkan rumah bagi para korban kebakaran dengan syarat tanah nya  harus jelas kepemilikaknya. Pak Camat dan Pak Kades segera lakukan pendataan dan sampaikan kepada Bappeda. Dengan rumah ini warga dapat kembali menjalani kehidupannya dengan normal lagi,”kata Yusriansyah.
            Sedangkan untuk warga yang kehilangan kapal tangkap serta peralatannya yang ikut terbakar, Bupati juga meminta Camat dan Kepala Desa untuk mendata, dan selanjutnya segera berkoordinasi dengan Dinas Perikanan.
Kepada korban kebakaran, Bupati  pun terus memberikan dukungan dan semangat agar dapat menata kembali kehidupannya pasca kebakaran. Saat itu Yusriansyah juga menyerahkan berbagai bantuan seperti diantaranya beras sebanyak dua ton lebih, dan Bupati mengatakan, jangan  dilihat dari nominalnya tetapi lihatlah dari manfaatnya sehingga diharapkan dapat membantu meringankan beban dari korban kebakaran.(har-/humas)